<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="875">
<titleInfo>
<title>FORMULASI EMULGEL MINYAK IKAN SALMON DENGAN GELLING AGENT Na-Alginat DARI ALGA COKLAT (Sargassum Sp)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARUM SARI DIYAH UTAMI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xviii, 92p.; ill.; tab.; 21cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Emulgel adalah sediaan emulsi baik minyak dalam air (o/w) atau air dalam minyak (w/o) dicampur dengan basis gel yang mengandung gelling agent. Emulgel memiliki sifat menguntungkan seperti konsistensi yang baik, waktu kontak yang lebih lama, melembabkan dan mudah menyebar. Penelitian ini menggunakan minyak ikan salmon sebagai senyawa aktif yang mengandung Omega-3 yaitu EPA yang efektif sebagai antiinflamasi. Pembuatan formula emulgel minyak ikan salmon menggunakan gelling agent Na-alginat dari isolasi alga coklat (Sargassum sp) dengan konsentrasi 3% dan 4%. Kemudian dilakukan uji karakterisasi Na-alginat dari alga coklat (Sargassum sp) meliputi uji organoleptis, RVA, FTIR dan DSC. Pembuatan emulgel dilakukan dengan melebur fase minyak di atas hot plate menggunakan termometer untuk mengontrol suhu 70ºC. Kedua fase ini dicampur dan diaduk dengan kuat sampai terbentuk emulsi. Fase gel dibuat dengan mendispersikan Na-alginat dari alga coklat (Sargassum sp) dalam mortir. Karakteristik minyak ikan salmon meliputi organoleptik, pH. viskositas, dan daya sebar dilakukan untuk pengujian stabilitas, dilakukan uji sentrifugasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula emulgel memiliki penampilan fisik yang sama dari minyak ikan emulgel dengan tekstur yang agak kasar dan tidak lengket, berwarna coklat muda dan memiliki bau  khas minyak ikan. Semua formula memiliki rentang pH kulit. Pengukuran viskositas menunjukkan perbedaan yang signifikan (p</note>
<classification>6B.S-Far</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Uta f 20-19</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM20-6B.S/Far-2019</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Uta f 20-19</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>20-19.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>875</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-27 08:50:29</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-10 11:25:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>